yours information better for life

Minggu, 20 Mei 2018

soal dan jawaban meeting my idol



Selamat datang di blog sabarya.com http://www.sabarya.com/, Anda sedang membaca postingan yang berjudul "soal dan jawaban meeting my idol", dan jika anda beruntung, kemungkinan ada link download pada setiap postingan yang ada di blog ini, jika data yang anda cari tidak ada, silahkan cari di kotak pencarian di atas postingan, dan atau di bawah postingan (untuk view handphone dan atau smartphone). Nah untuk view destop atau PC atau laptop kotak pencarian ada di atas postingan dan samping kanan atas (sidebar) blog ini. oke deh.. selamat menikmati

Admin sabarya.com




Admin sabarya.com menyampaikan terimakasih atas kunjungan anda, jangan sungkan untuk berbagi, Anda masih membaca postingan yang berjudul "soal dan jawaban meeting my idol" jika anda beruntung, akan anda link download ditiap-tiap postingan pada blog sabarya.com. semoga bermanfaat...

soal dan jawaban meeting my idol

soal dan jawaban meeting my idol,terjemahan soal meeting my idol,terjemahan meeting my idol,text structure meeting my idol,meeting my idol bahasa inggris kelas 10,chapter 10 meeting my idol,jawaban chapter 10 meeting my idol text structure,jawaban text structure meeting my idol,jawaban task 2 meeting my idol

Teks Meeting My idol dan terjemahannya


Afgan has always been my favourite singer. I had always been thinking of how I would feel when I met him. Then I was suddenly hit by lightning when I found out Afgan was coming to town for a concert in a local auditorium. A day before the concert, there would be a meet-and-greet event at a local radio station. Feeling excited, I packed all my Afgan’s CDs to get his signature at the event.

Afgan akan selalu menjadi penyanyi favoritku. Saya selalu memikirkan bagaimana rasanya ketika saya bertemu dengan dia. Kemudian saya terkejut ketikasaya menyadari bahwa Afgan akan datang ke ketoka untuk konser di auditorium setempat. Sehari sebelum konser, akan ada Meet and Greet di stasiun radio loka. Merasa sangat senang, saya mengemas semua CD milik Afghan untuk mendapatkan tanda tangannya.

On that bright and sunny Saturday morning, the radio station was full of Afganism (that’s how Afgan’s fans are called). They sat on the chairs prepared inside the radio station’s lobby. Some stood in rows in the front yard of the radio station. A spot inside a lobby was prepared with a mini stage for Afgan’s singing performance and a table for Afgan to sign Afganism’s memorabilia. Finally, after about 40 or 50 minutes wait, Afgan showed up from inside the radio station. He smiled and waved to all Afganism who had been waiting excitedly saying, “Good morning. How are you all?”. The crowd went crazy. The shouts sounded like a mix of “Fine, thank you” and screams of Afgan’s name.

Di hari sabtu pagi yang cerah, stasiun radio tersebut penuh dengan para penggemar Afganism ( itulah sebutan pecinta Afgan). Mereka duduk di kursi yang disiapkan didalam ruang lobi stasiun radio. Sebuah tempat di dalam lobi disiapkan dengan panggung kecl untuk penampilan menyanyi afgan dan sebuah meja fungi Afgan menandatangani memorabilia para pecinta Afgan. Akhirnya, setelah kira kira 40 atau 50 menit menunggu, Afgan muncul dari dalam stasion radio. Dia tersenyum dan melambaikan ke semua penggemarnya yang telah menunggu dengan antusias sambil mengatakan, “ selamat pagi, bagaimana kabarnya?” keramainan menjadi riuh. Jeritan terdengar seperti campuran “ Baik, terimakasih” dan menjeritkan nama Afgan.


Then, he started the event by singing his hit single “Dia dia dia”. Afganisme went even crazier; they sang along with him throughout the song. Of course, I did too. I couldn’t take my eyes off this amazing singer who had released three albums. When he was finished with the song, the host announced that it was time for autographing the memorabilia. I prepared my CDs and began to stand in the line. When I arrived at the table, I was speechless. It was unreal just seeing him that close. I thought it was really cool seeing him like that because he really just felt like a normal person, which was awesome. He asked my name so that he could write it on the CD to say “To Mia, Love Afgan”. He was also very friendly, so I didn’t feel too nervous when I had a chance to take pictures with him. He was just an amazing person. And it was the best day ever!

Kemudian, dia memulai acara tersebut dengan menyanyikan lagu hit nya “ Dia dia dia”. Penggemar Afghan menjadi semakin histeris; mereka menyanyikan lagu bersamanya semua lagu itu. Tentu saja,saya ikut menyanyikannya juga. Saya tidak dapat memalingkan pandangan saya pada penyanyi luar biasa ini yang telah mengeluarkan tiga album. Ketika dia selesai menyanyi, pembawa acara mengumumkan bahwa ini saatnya untuk menandatangani memorabilia. Saya menyiapkan CD sya dan memulai berbaris antri. Ketika saya sampai di meja, saya sangat gugup. Ini sungguh tidaknyata melihatnya sedekat ini. Saya kira ini sungguh keren melihatnya karena dia seperti manusia biasa, sungguh mengagumkan. Dia menanyakan namasaya sehingga dia dapat menuliskannya kedalam CD “ untuk Mia, cinta Afgan”. Dia sungguh sangat berteman, saya tidak merasa terlalu gugup ketika saya  mempunyai kesempatan untuk berfoto dengan nya. Dia sungguh orang yang luar biasa. Dan ini adalah hari terbaik saya.

Terimakasih atas kunjungan anda ke blog sabarya.com http://www.sabarya.com/, Anda telah mengunjungi postingan yang berjudul "soal dan jawaban meeting my idol" jika anda beruntung, akan anda link download ditiap-tiap postingan pada blog sabarya.com. semoga bermanfaat...

Admin sabarya.com


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : soal dan jawaban meeting my idol

0 komentar:

Posting Komentar